06 August 2011

Pemain Film The Philosopher Kompak Sebut Belitung

JAKARTA - Para pemain film The Philosopher kompak menyebutkan nama Belitung saat ditanya tempat syuting paling berkesan selama di Indonesia.
Hal itu dilontarkan para pemain dalam jumpa pers di Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata, Jakarta, Jumat (5/8/2011) petang. Bahkan pemeran utama The Philosopher, James D'arcy sempat berharap agar keindahan Pulau Belitung tidak diketahui banyak orang.
"Kalau bisa orang lain tidak tahu biar kecantikan Belitung tidak terganggu," ungkap D'Arcy seperti ditirukan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Propinsi Bangka Belitung Yan Megawandi.
Jumpa pers sendiri digelar menyusul berakhirnya proses syuting The Philosopher di Indonesia. Film garapan sutradara John Huddles itu tidak hanya melakukan syuting di Pulau Belitung. Mereka juga menggelar kegiatan serupa di Candi Prambanan, Bromo, dan beberapa tempat lainnya di Jakarta.


The Philosopher berkisah tentang 20 remaja yang bersekolah di sekolah internasional di Jakarta, yang mengikuti sebuah kelas filosofi. Mereka terdiri dari berbagai bangsa dan diajar seorang guru yang diperankan James D'Arcy, mantan aktor cilik Hollywood dalam film Spy Kid.
Selain D'Arcy ada juga aktor hollywood lainnya seperti Bonnie Wirght yang pernah terlibat dalam The Comannder, Daryl Sabara, Freddy Stroma, dan Sophie Lowe. Salah satu aktris Indonesia yang meramaikan film garapan produser George Zakk dan Cybill itu adalah Cinta Laura Kiehl.
Yan mengatakan para pemain The Philosopher, khususnya para aktor Hollywood, kerap diberitahu bahwa Indonesia tidak aman dan lain sebagainya. Namun setelah melewati proses syuting dan melihat langsung keindahan Indonesia, mereka menolak mentah-mentah pendapat itu. “Mereka sangat happy (bahagia),” katanya.
“Dan diantara tempat syuting yang mereka lalui, mereka paling berkesan dengan Belitung. Beberapa diantara mereka bahkan ingin kembali lagi lagi ke Belitung,” tegas Yan.
Read more ...

09 June 2011

Batu Granit Belitung Masuk 7 Fenomena Batu Menakjubkan

BELITUNG -- Batu granit yang tersusun secara alami di pantai-pantai Belitung sangat menawan bagi wisatawan. Hal tersebut mendapat pengakuan saat batu granit di Belitung saat masuk 7 fenomena batu menakjubkan di dunia versi trans7.

Diakuinya batu granit di Belitung tersebut merupakan kabar gembira bagi pelaku pariwisata di Belitung. Penayangan program tersebut pada Kamis (02/06/2011) malam di televisi nasional menjadikan promosi tersendiri bagi geliat pariwisata di Belitung.

"Coba perhatikan semua artikel baik di web maupun tulisan tentang Belitong mengenai pariwisata pasti mereka atau penulis menceritakan granit," kata Agus Pahlevi, Wakil Ketua Levi Tour, Jumat (03/06/2011) kepada bangkapos.com.


Batu Granit



Secara geologis, lanjut Agus, batu granit di Belitong (Pulau Belitung-red) sudah terbentuk sangat lama. Hal tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi kalangan wisatawan.
"Geologis menyatakan granit Belitong usianya sangat tua, dan banyak kalangan wisatawan yang tergila-gila dengan granit Belitong. Dan granit ini membuat pesona Pulau Nelitung menjadi luar biasa," lanjut Agus.

Penulis : aladhi
Editor : rusaidah
Sumber : Pos Belitung
Read more ...

01 November 2010

KUIS : Festival Laskar Pelangi di Belitong dari Bentang Pustaka





Hai semua... 

Ketemu lagi di kuis-kuis Bentang Pustaka...Berkaitan dengan acara Festival Laskar Pelangi 2010 yang akan diadakan tanggal 1-30 November 2010, kali ini kami akan memberikan kuis yang hadiahnya mengunjungi Bumi Laskar Pelangi di Desa Linggang, Gantong Belitung Timur. 

Acara puncak dari Festival ini sendiri akan dilaksanakan pada tanggal 26-28 November 2010 

Jadi khusus untuk para pecinta buku-buku Bentang Pustaka, kamu bisa ikut menikmati acara puncak Festival Laskar Pelangi di Belitong dan juga bertemu dengan Andrea Hirata di sana. 

Penasaran gimana caranya?? 

Syarat: 

1. Kuis ini terbuka bagi siapa saja, khususnya pembaca setia buku-buku terbitan Bentang Pustaka 

2. Upload Video kamu yang sedang menampilkan buku-buku terbitan Bentang Pustaka. Wajib dibaca: Buku yang HARUS ada di video itu antara lain Tetralogi Laskar Pelangi (Laskar Pelangi, Sang Pemimpi, Edensor, Maryamah Karpov), Dwilogi Padang Bulan, Negeri Van Oranje, Perahu Kertas, The Naked Traveler 1 & 2. Kalau kamu punya buku2 Bentang Pustaka yang lainnya, boleh juga ditampilkan... 

3. Format Video : bebaasss,,boleh avi, mp4, atau apapun asal bisa diupload melalui facebook. 

4. Video ini berdurasi 1,5-3 menit dan bikin penampilan kamu se lucu mungkin (boleh ala Keong Racun - Sinta & Jojo, akustikan ala Gamal dan Audrey Tapiheru, mau sambil nge-dance kaya Brandon atau Justin Bieber, atau sekocak Momoy Palaboy) bebas..asal ada backsound lagu yah..(lagunya bebas) 

5. Upload Video kamu di Facebook masing-masing 

6. Share link-nya melalui wall Bentang Pustaka 

7. Pemenangnya adalah video yang mendapatkan "like" alias "jempol" terbanyak..jadi bisa kerahkan keluarga, teman-teman, saudara, tetangga, pacar, mantan pacar, atau siapapun untuk dukung kamu dengan mengklik "like" di video kamu. 

8. 1 pemenang yang terdiri atas 2 orang (yg harus tampil dua-duanya di video tersebut) akan mendapatkan hadiah "Pergi ke Bumi Laskar Pelangi", mengikuti acara puncak Festival Laskar Pelangi di Belitong dari tanggal 26-28 November 2010 serta bisa bertemu Andrea Hirata dan Bu Muslimah di sana. 

9. Periode untuk kuis ini dibuka mulai tanggal 23 Oktober 2010 - 17 November 2010 jam 20.00 



jadi...siap untuk pergi ke Bumi Laskar Pelangi? 



note: jika kebetulan pemenang tinggal di wilayah di luar jakarta, maka transportasi tempat tinggal-jakarta ditanggung masing2 kecuali ada penerbangan langsung dari kota tersebut ke Tanjung Pandan karena meeting point akan dilakukan di Bandara Soekarno Hatta Jakarta. 


sumber: http://www.goodreads.com
Read more ...

Festival Laskar Pelangi

Festival Laskar Pelangi akan diadakan di Pasar Rakyat Laskar Pelangi, Desa Linggang, Kecamatan Gantung, Kabupaten Belitung Timur. Festival ini akan berlangusng sebulan penuh di bulan November 2010  dan bertepatan dengan hari ulang tahun Desa Lenggang 2 November 2010  Festival Laskar Pelangi yang berlangsung selama satu bulan akan diisi dengan berbagai kegiatan. Kegiatan itu berupa pertunjukkan kesenian daerah, pameran kerajinan, festival film pendidikan selama satu minggu, klinik musik, work shop pembuatan karya fiksi, work shop pembacaan puisi dan work shop kerajinan tangan. 

Konser Musikalisasi Laskar Pelangi dikemas lebih menarik dengan balutan desain panggung yang semakin unik. Rumah sekolah Laskar Pelangi dipilih Andrea sebagai backdroop panggung. Tak hanya itu, pernakpernik seperti sepeda ontel lengkap dengan keranjang pempang menambah semarak panggung konser.

Sebuah layar proyektor juga dipasang untuk menampilkan potonganpotongan gambar. Walau harus duduk lesehan, tak mengurangi minat penonton untuk mengikuti rangkaian acara tersebut. Dalam sambutannya Andrea mengatakan, acara ini terbuka untuk siapa saja dan tak ada perlakuan khusus bagi penonton sekalipun ia seorang pejabat.



Untuk Info :

Ketua Tim Pusat Informasi Festival Laskar Pelangi, Setia Budi : 0819 2958 1349
Kepala Desa Linggang, Fahrur Rizal: 0812 7191 025
Information in English, Hans: 0831 7517 0605
Informasi Travel dan paket wisata khusus ke Festival Laskar Pelangi 2010 :
Kusumah +62 819 567 1357
www.belitungisland.com
info@belitungisland.com


Read more ...

Rumah Panggong Belitung

Rumah adat Belitung dibangun dengan konsep rumah panggung agar posisinya jauh dari tanah. Hal ini dilakukan agar penghuninya terhindar dari ancaman hewan buas. Rumah Panggong dibedakan menjadi dua jenis sesuai dengan luas lahan milik penduduk: Rumah Panggong yang melebar ke samping atau yang memanjang ke belakang.


Rumah Panggong Belitung
Rumah adat Belitung merupakan rekonstruksi kreativitas arsitektur Belitung yang kental dengan aliran atau cirri khas Melayu. Memang rumah ini adalah bagunan baru, karena sekian banyak rumah adat Belitung nyaris sudah tidak bisa ditemukan lagi. Akan tetapi dengan dibangunnya bangunan Rumah Adat Belitong ini, semua orang bisa mengahui seperti apa sebenarnya bentuk atau Arsitektur Rumah Adat Belitong ini. 








Sebenarnya rumah ini masih bisa ditemukan di daerah Sijuk atau Selat Nasik, namun jumlahnya sedikit sekali.  Rumah Panggong jauh lebih nyaman, sehat, dan mempunyai sirkulasi udara yang baik daripada rumah penduduk pada umumnya. Tapi langkanya kayu dan perawatan yang mahal membuat penduduk enggan membangun Rumah Panggong. "Saat cuaca panas, kayu harus tetap dalam kondisi dingin, dalam cuaca dingin, kayu harus tetap dalam kondisi panas. Ini semua harus dijamin agar kayu tak mudah lapuk.
Read more ...

30 October 2010

Kesejukan Di Gurok Beraye


Gunung Tajam dan Air Terjun Gurok Beraye ini  terletak di Kecamatan Badau di Dusun Air Pegantungan Desa Kacang Botor kurang lebih 32 km dari Tanjungpandan. Diarea ini terdapat kawasan hutan lindung dengan luas area 30 hektar. Dipuncak Gunung Tajam terdapat stasiunrelay TVRI yang dulu dikelola oleh PT.Timah dan sekarang sudah diserahkan kepada Pemda Kabupaten Balitung.
Secara Geografis Gunung Tajam merupakan gunung tertinggi yang ada di Pulau Belitung Ketinggiannya kurang lebih 510 M dari permukaan laut. Gunung tajam adalah gunung non-vulkanik. Gunung ini disebut Gunung tajam karena apabila dilihat sekilas dari jauh, puncak gunung ini terlihat berbentuk segitiga lancip. Gunung Tajam juga potensial sebagai tujuan wisata ziarah karena dipuncak ini terdapat makam Syech Abdullah Abu Bakar salah satu penyebar agama islam pertama di Belitung. Digunung tajam wisatawan juga bisa melakukan kegiatan "mountain climbing" dan berkemah. Digunung tajam terdapat air terjun Gurok Beraye yang berair jernih. Sangat mengasyikan sekali mandi di air terjun setelah lelah melihat-lihat berkeliling di Gunung Tajam.
Suasana alam yang menyejukan
Dari ketinggian bukit, anda bisa melihat dan menikmati keindahan panorama Pulau Belitung. Di Gunung Tajam wisatawan juga bisa melakukan kegiatan "mountain climbing" dan berkemah. Di Gunung Tajam ini juga terdapat Air Rerjun Gurok Beraye yang berair jernih. Airnya yang bersih dan jatuh ke kolam alami yang cukup luas, dimana beberapa spesies ikan air tawar berenang santai di dalamnya, benar-benar kontras dengan lagu burung, yang terbang dari satu pohon ke pohon lain, memang hal ini akan membuat kita semua bisa menyerap udara segar terutama buat mereka yang suka suasana yang bersifat bebas, bebas dari segala bentuk polusi atau gangguan dari keributan dan hiruk-pikuk kehidupan kota.

Daerah ini pernah dikembangkan oleh Belanda sejak 1940 sebagai tempat untuk beristirahat, bersantai-santai saat weekend. Sisa-sisa reruntuhan dapat ditemukan sebagai bangunan tua, seperti: Bungalow, kamar mandi dll. Kehati-hatian dalam mendaki sangat diutamakan disini karena Gunung Tajam juga memiliki tingkat kecuraman layaknya sebuah bukit atau gunung.

Read more ...

Eksotisme Pulau Lengkuas


DI sekitar Pulau Belitung bertebaran pulau-pulau kecil yang cantik mempesona. Sejumlah pulau yang dikelilingi taman karang bawah laut memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi obyek wisata bahari yang bakal memikat hati banyak wisatawan.
Pulau Lengkuas adalah salah satu pulau kecil di Belitung yang paling banyak dikunjungi wisatawan. Turis dari berbagai daerah di Indonesia bahkan mancanegara menjadikan Pulau Lengkuas sebagai salah satu destinasi utama dalam kunjungan mereka ke Belitung. 

Untuk menjangkau pulau dengan luas sekitar satu hektar ini, pengunjung bisa menempuh perjalanan laut hanya dalam waktu sekitar 20 menit menggunakan perahu motor dari Desa Nelayan Tanjungbinga Kecamatan Sijuk atau 30 menit dari Pantai Wisata Tanjungkelayang.

Dalam perjalanan ke Pulau Lengkuas, perahu akan melewati beberapa pulau seperti Pulau Burung, Pulau Babi dan beberapa pulau kecil lainnya.



Pulau Lengkuas
 Saat perahu mulai mendekati pantai Pulau Lengkuas, pengunjung dapat menikmati taman karang bawah laut yang indah dengan ikan-ikan karang yang hidup di dalamnya. Pemandangan bawah laut ini bisa jelas terlihat berkat perairan yang sangat jernih.

Yang tak kalah menarik, di pulau yang memiliki pasir putih dan jajaran batu granit terdapat bangunan mercusuar yang menjulang tinggi. 

Mercusuar buatan Pemerintah Kolonial Belanda pada tahun 1882 terbuat dari baja setinggi 60 meter. Sayangnya, kondisi bangunan bersejarah setinggi 18 lantai ini belakangan semakin tak terawat dengan baik. Beberapa bagian bangunan mulai dimakan karat sehingga orang harus hati-hati bila berniat naik ke atas.
Read more ...